LOMBOKUPDATE.COM – Bendungan Batujai di Kabupaten Lombok Tengah resmi disepakati sebagai lokasi pengembangan hub sekaligus hanggar pesawat amfibi atau seaplane. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan PT Abadi Mega Angkutan Nusantara (AMAN). (28/02/2025)
Penandatanganan berlangsung di Mataram dan turut disaksikan sejumlah pejabat penting, termasuk Menteri Perhubungan serta Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB). Proyek ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas transportasi berbasis udara di wilayah kepulauan NTB.
Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, menyampaikan bahwa Bendungan Batujai nantinya berfungsi sebagai titik penghubung perjalanan antardaerah melalui layanan seaplane. Menurutnya, lokasi tersebut dinilai telah siap digunakan sebagai area pendaratan sekaligus penyimpanan pesawat amfibi.
Ia menegaskan, kehadiran transportasi udara berbasis perairan tersebut diyakini mampu membuka akses wisata baru sekaligus mempercepat mobilitas wisatawan menuju berbagai destinasi di NTB.
Selain mendukung sektor pariwisata, proyek ini juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, terutama melalui pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta aktivitas ekonomi turunan lainnya.
Pemerintah daerah memastikan rencana pembangunan telah melalui kajian lingkungan yang melibatkan pemerintah provinsi dan kabupaten bersama pihak investor. Hasil analisis menunjukkan tidak ditemukan dampak negatif signifikan terhadap ekosistem maupun aktivitas masyarakat, termasuk nelayan di sekitar bendungan.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi NTB menilai pengembangan hub seaplane di Batujai berpotensi menjadi yang pertama di Indonesia dan diharapkan mampu menarik wisatawan berkualitas. Keunggulan lokasi yang terhubung langsung dengan Bandara Internasional Lombok juga menjadi faktor utama pemilihan kawasan tersebut sebagai pusat operasional penerbangan amfibi.













Komentar