LOMBOKUPDATE.COM – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan target ambisius untuk mengintegrasikan tenaga nuklir ke dalam jaringan listrik nasional (on-grid) pada tahun 2032. Proyek perdana ini diproyeksikan memiliki kapasitas awal sebesar 500 megawatt.
Dirjen EBTKE, Eniya Listiani Dewi, mengungkapkan bahwa proses commissioning harus tuntas di tahun tersebut agar target percepatan ini tercapai. Terkait lokasi, wilayah Bangka Belitung dan Kalimantan Barat menjadi kandidat kuat, meski keputusan final baru akan diumumkan pada pertengahan tahun 2026.
“On-grid-nya 2032. Jadi masuk grid 2032 berarti harus sudah commissioning 2032. Ini target tercepat. Nah dari perencanaan nuklir ada 500 megawatt,” ujar Eniya dikutip dari Podcast Bukan Abuleke YouTube Kementerian ESDM, Minggu (15/2/2026).
Secara administratif, pemerintah kini menunggu restu Presiden melalui Perpres untuk pembentukan NEPIO (Nuclear Energy Program Implementation Organization). Nantinya, badan ini akan membawahi enam kelompok kerja yang menangani aspek strategis, mulai dari legalitas perizinan hingga struktur pendanaan proyek, baik melalui skema G2G maupun B2B.
















Komentar